Neraca di Anjungan Kapal
Hidupku bukan hidup, tapi lembar perhitungan. Semua diukur, ditaksir, dihitung oleh neraca yang tumbuh dari dalam tulang rusukku. Neraca itu bukan la…
Membaca bukan karena mau tetapi karena ingin tau
Hidupku bukan hidup, tapi lembar perhitungan. Semua diukur, ditaksir, dihitung oleh neraca yang tumbuh dari dalam tulang rusukku. Neraca itu bukan la…
Ruang interogasi itu kini kosong. Kursi yang dulu ditempati Golden sudah dipindahkan, tapi bayangannya seperti masih tertinggal danduduk di sana, men…
Loteng sekolah itu selalu sepi. Udara di sana berdebu, seperti waktu yang lupa disapu. Lampu bohlam di plafon berkelap-kelip, menciptakan bayangan ya…
Belakangan aku sering mikir tentang orang-orang yang udah nggak ada. Bukan cuma soal kepergian mereka, tapi juga tentang sisa-sisa yang masih tinggal…
Aku adalah sapi perah. Makhluk yang diciptakan untuk bekerja, bukan memilih. Begitulah aku dilahirkan, dan mungkin, begitulah aku akan mati. Bangun p…
Aku melihatnya dari layar kaca. Senyum indah malu-malunya sungguh terbaca. Aku tak tau namanya, yang ku tahu hanyalah fakta bahwa dirinya suka me…
Di bengkel kecil di ujung gang, di antara bau thinner dan kaca pecah, duduklah Kinanti. Tangannya bergetar, jemarinya berlumur serpihan bening. Di la…
Semua manusia hidup di bawah bayangan. Mabuk, membentur semu antara fakta dan khayalan di kepala. Mereka berenang dalam lautan kebohongan yang mereka…
Amorphophallus namanya, duduk di bilik remang sambil dipuja Dia tersenyum, mengalirkan madu yang manis menggoda Kau cium baunya, harum, memerangka…
Aku punya sepatu yang terbuat dari kulit bumi. Solnya tinggi, mampu melewati bukit. Ini bukan sepatu biasa, karena dia tak butuh disikat dan disemir.…
Pekalongan, 11 Oktober 2025 Hai, untukmu yang masih berlakon di atas panggung. Tidakkah engkau lelah terus memainkan lakon dibalik topeng-topengmu …
Hai, aku Bella. Hari ini aku cuma mau cerita sedikit, tentang sesuatu yang aku pikir dulu sederhana, tapi ternyata nggak sesimpel itu. Jadi seorang p…