Aku adalah serpihan, puing dari vas abstrak
Yang terjebak dalam matriks kaca, retak tanpa peta
Pecah itu jati diri asliku, terbaring nanar di antara sepi
Hingga kau datang, Pengrajin sunyi, dengan cairan emasnya
Yang terjebak dalam matriks kaca, retak tanpa peta
Pecah itu jati diri asliku, terbaring nanar di antara sepi
Hingga kau datang, Pengrajin sunyi, dengan cairan emasnya
Kau tidak menyembunyikan tragedi
Memoleskan emas dengan teknik kintsugi
Memberi penegasan atas retakkan yang bersemedi
Mengubah trauma menjadi bagian urat nadi
Dinding sukmaku berbisik, "ini takdir baru yang kujalani"
Emas itu tidak menyembuhkan apalagi mengobati
Tapi bukti, bahwa aku lebih indah dalam kehancuran abadi
Sebuah vas kaca yang "direkonstruksi" dengan seni
Terima kasih...
Kini aku menjadi monster berkilauan
Hidup dalam ironi
Sebuah pahatan suci di atas kehancuran menyayat hati
Setiap garis emasku adalah bukti bahwa aku bisa bersemi, lagi.
Pekalongan, 11 Oktober 2025
————
note:
Kintsugi adalah seni tradisional Jepang untuk memperbaiki keramik yang pecah dengan menggunakan pernis yang dicampur dengan bubuk emas (atau perak/platinum).
Filosofi utamanya adalah tidak menyembunyikan kerusakan, melainkan menyorotinya sebagai bagian dari sejarah benda tersebut. Retakan yang diperbaiki dengan emas dianggap menambah keindahan, mengajarkan tentang nilai menerima ketidaksempurnaan, kegagalan, dan proses penyembuhan dalam kehidupan (mirip dengan konsep wabi-sabi).

0 Komentar